BOGOR – Sebagai langkah konkret dalam membina dan memajukan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), PENA Foundation resmi meluncurkan sebuah platform aplikasi digital. Inovasi ini dirancang khusus sebagai motor penggerak bagi para pelaku usaha lokal agar bisa terus berkembang dan naik kelas.
Ketua PENA Foundation, Sandi Hanafiah, menjelaskan bahwa aplikasi yang kini sudah dapat diunduh melalui Play Store tersebut memiliki peran ganda, salah satunya sebagai pusat pendataan keanggotaan. Menurutnya, basis data anggota yang rapi dan sistematis adalah fondasi penting untuk mempercepat kemajuan sebuah usaha.

“Selama ini, kendala klasik yang sering dihadapi pelaku UMKM berkisar pada urusan pelaporan keuangan, pemasaran, perluasan jaringan, hingga sulitnya akses perbankan. Dengan memanfaatkan platform digital ini, kami berharap kualitas produk, display, hingga strategi pemasaran mereka bisa jauh lebih baik dan tentunya mendatangkan lebih banyak cuan,” ujar Sandi seusai acara Sosialisasi dan Konsolidasi Aplikasi Digital Sahabat Pelaku Usaha Mikro (S.P.U.M) Kabupaten Bogor & Kota Depok, di Bojong Gede.
Aplikasi yang diberi nama PENA Pos tersebut sudah bisa diakses secara luas oleh publik di Google Play Store sejak 25 November 2025. Mengingat PENA Foundation saat ini telah menaungi puluhan ribu anggota binaan UMKM, hadirnya aplikasi ini diharapkan mampu mendobrak batasan pemasaran konvensional.
Dengan jangkauan digital yang lebih luas, potensi keuntungan yang bisa diraih para pelaku usaha pun diproyeksikan akan semakin besar. Menariknya, dukungan yang diberikan tidak berhenti pada aspek teknologi dan finansial saja.

“Tidak hanya fokus agar anggota mendapatkan keuntungan finansial, lewat ekosistem ini kita juga akan mendampingi dan memberikan bantuan terkait legalitas usaha mereka,” tutup Sandi.